Langsung ke konten utama

Catatan Belajar Talents Maturity & Spirituality (TMS) | Introduction

Apa hubungan antara perilaku dan bakat?

Perilaku manusia seharusnya dipandu oleh nilai-nilai kebaikan yang diyakininya (Conscience), karena nilai-nilai itulah yang akan menentukan apa yang dirasa dan dilihat oleh panca indera, kemudian apa yang dipikirkan dan dipahami  pikirannya, dan dinamika emosi seperti apa yang muncul diperasaannya, semuanya ditentukan oleh hati nurani/conscience.

Sedangkan, bakat yang merupakan cara berfikir, cara merasa, dan cara berperilaku yang alami dan muncul berulang-ulang pada diri manusia yang bisa digunakan untuk menciptakan produktivitas, itulah yang mempengaruhi bagian Sensing, Reasoning, dan Empathy.

Jadi, perilaku itu seperti orangnya yang ada di balik jendela, dia yang menentukan ingin melihat apa di jendela, sedangkan bakat itu seperti jendela yang membantu orang tersebut untuk melihat realita yang ada luar sana.


Pada dasarnya manusia memang memiliki hawa atau hasrat yang Allah berikan, dan jika hasrat tersebut dipandu dengan nilai-nilai yang baik, maka dapat menghasilkan suatu kebaikan dan kebermanfaatan yang penuh makna. Sedangkan hasrat juga dapat membawa pada hidup yang penuh penderitaan jika tidak dipandu dengan nilai-nilai yang baik.

Oleh karenanya, penting bagi manusia untuk memelihara jiwa dan membersihkan hati. Pada akhirnya bakat yang digunakan itu apakah untuk melakukan hal-hal yang baik atau buruk, diri sendirilah yang menentukan karena bakat ini seperti alat yang digunakan manusia dalam melakukan aktivitasnya.

Karena sebagai alat, maka selain memelihara bakat, perlu juga memelihara jiwa.



Lalu pernahkah kamu merasa kesulitan atau ragu-ragu dalam menegakkan kebenaran?

Nah, bisa jadi itu disebabkan karena kamu menautkan anchors/jangkar di tempat yang tidak seharusnya.

Terutama untuk kamu yang punya bakat relating kuat, kamu bisa merasa kesulitan atau enggan menegakkan kebenaran dikarenakan punya hubungan yang kuat dengan orang lain (Others), bisa itu orang tua, keluarga, teman, atasan kamu, atau orang yang kamu kagumi, sehingga tidak muncul keberanian untuk melakukan hal yang seharusnya.

Bakat kuat yang berbeda dapat membuat penempatan jangkar pun berbeda pula, misalnya untuk yang punya bakat kuat influencing bisa jadi menempatkan jangkarnya berpusat pada diri sendiri (Self), merasa paling benar, merasa lebih tinggi daripada orang lain.

Lalu jika seseorang sudah memiliki jarak dengan Allah, sisi spiritualnya sudah mati, bisa-bisa menempatkan jangkar yang berpusat kedunia kebendaan (Materials), sehingga terlalu menuhankan apa yang kamu punya seperti harta, tahta, jabatan, dll yang membuatmu lupa jika bisa saja semua yang dimiliki hilang dan Allah ambil kembali nikmat tersebut.

Tentunya jika ingin selamat maka sematkan jangkarmu pada suatu hal yang besar yaitu Allah (Virtues).


Untuk dapat mengaitkan bakat dan spiritualitas, coba amati ekspresi bakat kamu seperti apa, anchornya lebih sering muncul ke mana, karena hal tersebut dapat dijadikan indikator jangan-jangan spiritualitas kamu sedang tidak baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Draw Star in The Night Sky

Medium, 06 Agustus 2021 Sebenarnya judul di atas itu merupakan salah satu judul musik instrumen favorit aku, sebuah maha karya dari seorang pianis asal Korea bernama Tido Kang ( find  here ). Musiknya bener-bener bikin relax, tenang, dan bisa balikin good mood pas dengerinnya, biasa aku putar pas lagi ngerjain tugas apapun itu yang mengharuskan aku duduk depan laptop. Judul tersebut aku jadikan sebuah nama event ya n g mengumpulkan anak-anak magang DOT pada malam hari untuk saling sharing problems, curhat,  and of course  ada agenda  game night session -nya juga biar lebih  fun and refresh after work . Aku harap teman-teman semua bisa kembali semangat, tidak sungkan untuk saling mengobrol walaupun via online, jangan sungkan juga jika butuh bantuan dan ingin sharing. Itu poster yang aku buat untuk ajak teman-teman lain bergabung. Untunglah dibantu salah satu anak magang sebut saja ‘Mas Masalah-AB’ untuk share di room khusus anak magang di skype. Thank you. And th...

Catatan Belajar TMS #5 | Bakat Intellection

PERILAKU DASAR INTELLECTION Pribadi yang senang berpikir mendalam untuk memahami sesuatu hingga pada inti atau esensinya. Senang berpikir dalam ketenangan agar pikiran dan perasaannya terjada dari ganggunan inderawai. Berpikir menggunakan bahasa yang tertata. EKSPRESI SPONTAN INTELLECTION Sering melamun dan berpikir sendirian sampai lupa waktu. Tidak terhubung dengan realita ketika sedang tenggelam dalam pikirannya. Menganggap remeh hal yang baginya tidak esensial. EKSPRESI DEWASA BAKAT INTELLECTION Introspektif dan menghargai diskusi yang cerdas. Memahami esensi dan elemen paling substansial dari fenomena yang diamati dan dapat membagikan pemahaman tersebut pada orang lain. Mengekstrak materi yang kompleks sampai mendapat saripatinya dan menginterpretasikan ke dalam bahasa yang lebih mudah dipahami. TUJUAN SPIRITUAL INTELLECTION Mampu mengimani dan menghayati segala pentunjuk Allah secara teguh karena benar-benar memahami dan melihat jelas kebesarannya. Mampu menangkap maksud, petunju...

Internship Journal #5

Medium, 17 Juni 2021 Wooaah, it’s been a few days since my last journal. Of course, I got new things again as an intern. Firstly, I’m trying to give my best services with kindness and support people who want to join with DOT as a full time worker or a freelancer. I’m very enjoy with this job because I’d like to interact with new people, it’s make me feel very happy. Mr. Tofin give me a recommendation to learn about ‘service excellent’ if I really like to provide service to other. Secondly,  I  learn about how to create a wording in the linkedin if we want to share about job hiring information without post job tools. It’s not easy and little tricky guys to pass the verification and validation from linkedin. If not, that post will be deleted automaticly tomorrow. Thirdly, of course I learn about the most important communication tools in DOT, it’s ‘slack’. This app very interesting, we can make a different channel/group for our job, but still in the same workplace....