Menulis kreatif itu apa sih?
Bedanya dengan menulis biasa itu apa?
Oke, langsung aja yaa...
So, guys...menulis kreatif itu berbeda dengan menulis pada umumnya.
Menulis kreatif merupakan jenis tulisan yang menggunakan bahasa-bahasa imajinatif dan berani. Sebenarnya dengan membacanya saja kita bisa langsung membedakan mana tulisan yang termasuk dalam menulis kreatif dan yang bukan.
Contoh menulis kreatif dapat ditemukan dalam novel, cerita pendek, naskah film, lirik lagu, puisi, autobiografi, biografi, artikel, atau surat cinta.
Sedangkan, contoh yang bukan termasuk menulis kreatif dapat ditemukan dalam Surat Pajak Tahunan (SPT), daftar belanjaan, surat ijin kerja, laporan bisnis, surat dokter, dan memo dari atasan.
Selanjutnya, menulis kreatif ini dibagi kedalam dua kategori yaitu fiksi dan non-fiksi.
Fiksi merupakan tulisan yang di dalamnya memuat suatu kejadian dan karakter yang tidak nyata atau dibuat-buat. Tapi ada juga yang menggabungkan kejadian nyata dengan menggunakan imajinasi si penulis untuk mengembangkan ceritanya, itupun termasuk dalam tulisan fiksi atau disebut sebagai realistic fiction, karena biasanya penulis akan menggunakan sudut pandang atau pengalaman pribadinya terlebih dulu untuk membuat ide cerita yang selanjutnya dapat dikembangkan sesuai imajinasi si penulis. Contohnya seperti dalam cerita novel dan cerpen.
Sedangkan non-fiksi ini merupakan tulisan yang menggambarkan suatu keadaan sebenarnya, seperti dalam tulisan esai, biografi, autobiografi, artikel, tulisan ilmiah seperti skripsi, tesis dan disertasi. Jenis tulisan ini berasal dari hasil riset sehingga penulis tidak dapat mengembangkan tulisannya berdasarkan imajinasinya saja.
Pengekspresian cara pikir penulis perihal ide dan gagasan dapat dituangkan dalam bentuk tulisan yang berbeda dengan menulis kreatif ini, sehingga menjadi tulisan yang baik dan menarik bagi pembaca.
Komentar
Posting Komentar